Banjeer Jakarta dan Adam Air?

12 02 2007

Wuih, parah juga yach banjir di Jakarta kali ini. Katanya sie ini peristiwa lima tahunan, ya ampun..udah kaya celebration aja. Sayangnya ternyata kita gak belajar dari bencana-bencana yang terdahulu. OK sebelum ngomongin banjir kita flash back dulu ke peristiwa hilangnya Adam Air. Banyak yang menyebut pada masa pemerintahan SBY banyak terjadi bencana, kecelakaan, dan cobaan lain yang merenggut banyak korban jiwa. Bencana dan kecelakaan adalah Allah yang menentukan, siapa pun pemerintahannya. Biar kita bisa mengambil hikmah dari sana. Jadi sebenarnya ini bukan salah SBY juga, bukan juga karena ini masanya Hatta Radjasa. Yah..mungkin ini adalah sebuah jalan agar bangsa ini tambah dewasa. Padahal klo diitung2 sejak kita merdeka, bisa dibilang bangsa ini sudah bukan bayi lagi  :p

 

Sebenarnya kecelakaan transportasi yg banyak terjadi akhir2 ini dapat nenunjukkan kesalahan kita dalam mengatasi keamanan. Harusnya yang diutamakan adalah keselamatan penumpang, bener gak? Gw kira untuk membuat sebuah rescue team dan pelatihan keselamatan lainnya gak terlalu mahal dibandingin klo nyari pesawat yg jatoh atw perbaikan akibat kecelakaan lainnya. Coba inget2 berita kemaren…berapa milyar yang dihabiskan untuk mencari sebuah pesawat yg hilang?berapa banyak tenaga tang terkuras?bahkan ketika akhirnya diketemukan, pemerintah angkat tangan karena kekurangan biaya buat mengangkat bangkainya.

 

Eddy Budi Setiawan, pemerhati dunia penerbangan, Alumni Teknik Penerbangan – ITB mengatakan bahwa mengenai hal keselamatan penerbangan : “If you think safety is too costly, try an accident!(http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2005/0905/08/cakrawala/utama01.htm )

 

Sekarang tinggal dari kitanya aja yang mulai menerapkan peraturan yang sudah ada. Klo kata Aa Gym mah mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang terkecil, dan mulai dari sekarang.

 

Peristiwa Adam Air mirip sama Banjeer kali ini. Kita tidak tanggap terhadap peristiwa alam, istilahnya gak sedia payung sebelum hujan, klopun sedia payung juga bolong-bolong. Sebenernya pemerintah udah mulai buat proyek kanal timur di Jakarta untuk menahan banjeer tapi sayangnya si banjeer dateng duLuan sblom proyeknya kelar. Hiks2….eit bukan saatnya bersedih.

 

Waduh gak enak juga yach ngasi komentar gini tapi gak ada tindakan konkretnya dari diri gw sendiri. Sampai saat ini gw hanya bisa bersimpati terhadap apa yang terjadi tanpa bisa berbuat banyak dan berempati untuk mereka yang terkena bencana. Setidaknya sampai saat ini gw masih berpegang teguh untuk gak buang sampah sembarangan, ayo ikutan….

 

Yup, gak buang sampah sembarangan. Bukan hanya itu……..Jalanin jg peraturan2 yg berlaku. Sayang kan dah dibuat, tapi gak dilaksanain, buang-buang waktu dan sumber daya. Mudah2an percepatan material gak lebih cepat dari percepatan moral dan kepribadian bangsanya. Ouw yach buat Bang Yos smangat dech, gak usah minta izin SBY lagi klo mau buka pintu air Manggarai, he2….Smangat jg buat kita. Ganbatte

 

 

 

 

Advertisements

Actions

Information

2 responses

28 05 2007
wildan

bozz, client yang lu kasih gak ada hubungannya ama ILNA Learning Center ! he3.. bt ganti theme nih ( lagi ) he3. ;p

1 11 2007
benbego

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: